Skip to content

P2IP Menilai LKPJ Wali Kota Ada Kejanggalan

June 2, 2010

Pikiran Rakyat, SABTU, 08/05/2010 – 04:11

BANDUNG, (PRLM).- Pusat Pengembangan Informasi Publik (P2IP) dan Koalisi Masyarakat Bandung Bermartabat (KMBB) menilai adanya kejanggalan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung tahun 2009.
Kedua organisasi kemasyarakatan itu melihat adanya kesamaan dengan laporan tahun sebelumnya, bukan sekadar kesamaan redaksional. Hal itu mencerminkan kinerja Pemkot Bandung relatif buruk.

”Tidak ada kemajuan signifikan. Apa yang dilaporkan tidak sesuai dengan realita di masyarakat. Kami mendorong DPRD menggunakan hak politik tertingginya, dari hak interpelasi, hak angket, sampai hak penyampaian pendapat,” ujar Muhammad Surya Wijaya dari P2IP.

Surya mengatakan, pemerintah selama ini tidak memberikan informasi yang cukup kepada publik, sehingga tingkat pencapaian pemerintah tidak bisa dibuktikan oleh masyarakat. Data yang dikemukakan hanya sebatas target dan pencapaian, tetapi tidak menunjukkan potensi yang sebenarnya.

Dia mencontohkan, pendapatan retribusi parkir yang jauh lebih rendah dari kondisi riil. Demikian juga dengan perbaikan jalan yang dinilai tidak ada kemajuan. ”Padahal , setiap tahun anggarannya naik,” katanya.

Soal kesamaan redaksional, dinilai Frido Berek dari KMBB sebagai kelemahan riset data. Padahal, data merupakan sumber utama penyusunan berbagai program pemerintah. ”LKPJ itu dibuat oleh masing-masing SKPD yang dikoordinasi oleh Bappeda. Kalau hasilnya seperti itu, berarti teknokrasinya lemah. Lalu program peningkatan kapasitasnya di ke manakan?” tuturnya bernada tanya.

Frido menambahkan, kesamaan redaksional dengan LKPJ sebelumnya menunjukkan pemerintah tidak bekerja. Pembuatan LKPJ hanya untuk menggugurkan kewajiban administrasi. ”LKPJ itu tidak sekadar angka-angka di atas kertas,” ujarnya.

Wakil Ketua Pansus V DPRD Kota Bandung Riantono mengatakan, hak interpelasi membutuhkan alasan yang tepat. Saat ini, pansus belum sampai pada keputusan akhir. Pansus masih melakukan pembahasan dan pendalaman terhadap LKPJ.

”LKPJ ini kan hasil kerja satu tahun. Kita sifatnya memberi rekomendasi, jika dinilai ada yang kurang bagus. Kita juga perlu memberi apresiasi terhadap kinerja mereka,” katanya. (A-170/A-147)**

 

From → Aksi, Kliping

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: