Skip to content

Cegah Korupsi Pengadaan Barang/Jasa Lewat UU KIP

November 11, 2011

Sumber: KBR68H.com | 7 Nopember 2011

Berbicara soal tender, sudah jadi rahasia umum kalau rawan praktik korupsi! Pemainnya pun beragam, mulai dari instansi, DPR, pemerintah propinsi/kabupaten/kota, kementerian dan lembaga, BUMN/BUMD dan lain-lain. Baru-baru ini saja pegawai pajak ditetapkan sebagai tersangka dalam pengadaan sistem informasi di lembaganya.

Keterbukaan Informasi akhirnya jadi kunci suksesnya pelaksanaan pengadaan barang/jasa termasuk di dalamnya proses tender. Dengan informasi yang terbuka masyarakat dan peserta tender bisa bersaing secara adil dan sehat. Peluang dan potensi koruspi dalam proses tender pun bisa cegah.

Keterbukaaan informasi dalam proses tender pun dijamin lewat UU Keterbukaan Informasi Publik No 14 Tahun 2008. Pejabat Pembuat Komitmen harus memberikan informasi mengenai pengadaan barang/jasa yang berada di dalam batas kewenangannya kepada masyarakat yang memerlukan penjelasan. Ini karena proses dan hasil pengadaan tidak termasuk dalam ketentuan mengenai informasi yang dikecualikan. Direktur Sanggah dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah LKPP Sutan Lubis mengatakan apa yang dibuat panitia harus diketahui peserta lelang. Hal tersebut diatur dalam Perpers 54 Tahun 2010. ”UU KIP dan Perspers itu jadi sejalan,” ujar Sutan Lubis. Menurut Sutan Lubis semua informasi bisa diberikan. Namun pada saat evaluasi tidak boleh diketahui publik. ”Setelah hasil evaluasi, publik boleh mendapatkan hasil data evaluasi, kenapa dia kalah, kenapa dia menang,” tutur Sutan Lubis. Pemenang yang diumumkan ke publik berbasis web, wajib diumumkan di kementerian/lembaga dan papan pengumuman resmi di kantor. ”Itu semua harus ada dan jelas,” tegas Sutan Lubis.

Ketika upaya tranparansi itu hendak diwujudkan dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah, kesempatan dan peluang untuk korupsi atau KNN bisa dicegah. ”Itu karena adanya UU Keterbukaan Informasi Publik yang memerintahkan adanya keterbukaan,” kata Direktur Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Supomo. Meski demikian ada Informasi yang dikecualikan dibuka ke publik terkait pengadaan/barang jasa, yakni kekayaan intelektual. ”Bila dia yang hanya punya dokumen itu dan strateginya gak bisa dibuka,” terang Sutan Lubis.

Ajukan Keberatan

Bila masyarakat atau peserta tender merasa keputusan panitia tak adil atau ada kecurangan silahkan melapor ke Inspektorat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) atau ke LKPP. Prosesnya akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing. “Dalam Perpers 54 masyarakat bisa mengadu,” ujar Direktur Sanggah dari lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Sutan Lubis. LKPP biasanya hanya memberikan rekomendasi atas keputusan yang diambil. Sanksi bukan ranah kewenangan LKPP. Tegoran dan koreksi akan diberikan masing-masing kementerian/lembaga yang melakukan pengadaan barang/jasa.

Di Kementerian Komunikasi dan Informartika ada surat edaran Menteri, yakni berupa Pakta Integritas dalam rangka penyelenggaraan pelayanan pemerintahan yang  baik untuk mencegah korupsi terkait pengadaan barang/jasa. “Masyarakat,peserta tender dan semua pihak tidak memberi sesuatu kepada panitia, kalau ada yang nyuap lapor,” tutur Direktur Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Supomo. Inti dari kegiatan pengadaan barang/jasa supaya terbuka, adil, bebas dari peluang korupsi dan potensi suap menyuap antara peserta tender, panitia hingga pejabat adalah semua pihak harus berkerjasama untuk tidak melobby atau memberikan uang  kepada aparat pemerintah dan panitia yang mempunyai kewenangan atas proses pengadaan barang/jasa dalam lelang atau tender. “Bekerja berdasarkan aturan bukan titipan,” tutup Sutan Lubis.

Perbincangan ini kerjasama KBR68H dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.


From → Referensi

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: